Antroposentris adalah teori etika lingkungan yang memandang manusia sebagai pusat dari sistem alam semesta. Manusia dan kepentingannya dianggap yang paling menentukan dalam tatanan ekosistem dan dalam kebijakan yang diambil dalam kaitan dengan alam, baik secara langsung atau tidak langung. Nilai tertinggi adalah manusia dan kepentingannya.
Hanya manusia yang mempunyai nilai dan mendapat perhatian. Segala sesuatu yang lain di alam semesta ini hanya akan mendapat nilai dan perhatian sejauh menunjang dan demi kepentingan manusia. Oleh karenanya alam pun hanya dilihat sebagai obyek, alat dan sarana bagi pemenuhan kebutuhan dan kepentingan manusia. Alam hanya alat bagi pencapaian tujuan manusia. Alamti dak mempunyai nilai pada dirinya sendiri.
Munculnya teori Antroposentris, maka berkembanglah teori yang berkaitan dengan Antroposentris. Diantaranya :
a. Teori Etika Egosentris
b. Teori Etika Homosentris
c. Teori Etika Ekosentris
Etika Egosentris
Etika egosentris adalah etaika yang berdasarkan ego (diri). Focus etika ini adalah suatu keharusan untuk melakkukan tindakan yang baik bagi diri. Menurut Sony Keraf (1990: 31) etika egosentris memempercayai bahwa tindakan setiap orang pada dasarnya bertujuan mengejar kepentingannya sendiri dan demi keuntungan dan kemajuannya pribadi. Dengan demikian manusia merupakan pelaku rasional dalam mengusahakan hidup dengan memanfaatkan alam yang berdasarkan pada kenyataan.
Etika Homosentris
Etika homosentris bertolak belakang dengan etika egosentris dalam arti jika egosentris lebih menekankan pada individu, maka etika homosentris lebih menitik beratkan pada masyarakat. Model-model yang dijadikan dasarnya adalah kepentingan social dengan memperhatikan hubungan antara pelaku dengan lingkungan yang mampu melindungi sebagian besar hajat masyarakat.
Etika Ekosentris
Etika ekosentris merupakan aliran etika yang ideal sebagai pendekatan dalam mengatasikrisis ekologi dewasa ini. Hal ini disebabkan karena etika ekosentris lebih berpihak pada lingkungan secara keseluruhan, baik biotik maupun abiotik. Hal terpenting dalam pelestarian lingkungan menurut etika ekosentris adalah tetap bertahannya segala yang hidup dan yang tidak hidup sebagai komponen ekosistem yang sehat.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar